LOGIN ADMIN DINAS / OPERATOR
PPPPTK BBL MEDAN

Drs. Rasoki Lubis, M. Pd
NIP. 196604101991031004

RAPAT KOORDINASI PELAKSANAAN PRAKTIK KERJA INDUSTRI PROGRAM PKKSK 10-12 Oktober 2019 di Hotel Grand Antares Medan
Ditulis oleh : DAI - Bidang :

16 Oktober 2019 - 07:56:51 WIB

Sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) No 34 Tahun 2018 tentang  Standar Nasional Pendidikan SMK/MAK, terdapat tiga jenis tenaga pendidik pada SMK/MAK yaitu guru Umum, Guru Kejuruan dan Instruktur Kejuruan. Khusus terkait Guru Kejuruan, Permendikbud Nomor 34 Tahun 2018 memberi pengertian bahwa guru muatan kejuruan adalah guru yang mengampu mata pelajaran muatan kejuruan. Guru kejuruan tersebut, secara umum, harus memenuhi syarat sebagai seorang guru dan secara khusus harus memenuhi syarat guru kejuruan yaitu memenuhi kualifikasi kompetensi kerja jenjang 4 pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) yang diakui oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang terdaftar dalam Badan Nasional Standarisasi Profesi (BNSP). Lebih jelasnya di dalam Lampiran V Permendikbud Nomor 34 Tahun 2018 disebutkan.

1.  Kualifikasi Akademik Guru SMK/MAK melalui Pendidikan formal adalah jenjang pendidikan sedikitnya yang harus dipenuhi oleh seorang guru yang dibuktikan dengan ijazah sarjana (S1) atau sarjana terapan (D-IV) yang relevan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku dan memiliki sertifikat pendidik yang diperoleh melalui Pendidikan Profesi Guru (PPG)

2.  Kualifikasi Kompetensi profesional guru kejuruan SMK/MAK mengacu pada kompetensi sebagai guru dan kompetensi kerja yang berlaku di dunia usaha dan industry.

3.  Kualifikasi kompetensi kerja guru kejuruan SMK/MAK yang dimaksud pada butir 2 memiliki jenjang 4 pada Kerangka Kualifikasi  Nasional Indonesia (KKNI).

  Peraturan Direktur Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 06/D.D5/KK/2018 tentang Spektrum Keahlian SMK/MAK ditetapkan ada 9 Bidang Keahlian, 49 Program Keahlian, 146 Kompetensi Keahlian. Dilihat dari jumlah kompetensi keahlian pada Spektrum Keahlian SMK/MAK, maka kebutuhan terhadap guru-guru kejuruan yang mengampu sesuai kompetensi keahliannya menjadi kompleks. Hal ini dikarenakan tidak semua SMK memiliki guru kejuruan yang sesuai dengan kompetensi keahliannya.

  Jika dicermati kekurangan guru kejuruan sesungguhnya bukan hanya masalah jumlah, namun yang utama adalah belum terpenuhinya pemenuhan kompetensi kerja sesuai tuntutan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Kualifikasi kompetensi kerja guru kejuruan SMK tersebut memiliki jenjang 4 pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).

  Oleh karena itu upaya pemenuhan guru kejuruan agar memiliki kompetensi kerja sesuai standar dunia kerja dan industri perlu dilakukan, salah satunya melalui program Pemenuhan Kompetensi Kerja dan Sertifikasi Keahlian (PKKSK). Dengan adanya rapat koordinasi ini bertujuan untuk membangun kerjasama DUDI yang relevan dalam melaksanakan tahapan Prakerin pada program PKKSK bagi CPNS Guru Kejuruan. Sasaran dari kegiatan ini adalah DUDI yang mempunyai program keahlian yang sesuai dengan maple SMK/MAK antara lain, paket keahlian DPIB, TITL, TKR dan TKJ.

(Baca Selengkapnya) 

DAISYAIM

JAJAK PENDAPAT
Bagaimana menurut anda tentang website P4TK MEDAN?
Sangat Bagus
Bagus
Cukup Bagus
Kurang Bagus

HASIL POLLING
AGENDA DINAS TERBARU
STATISTIK PENGUNJUNG
  • Browser :
  • OS : Unknown Platform
  • Dikunjungi sebanyak : 183900 kali